Budaya

Festival Budaya Lembah Baliem 2018

08 - 10 Aug 2018

Jayawijaya
  • Tgl Posting Jumat, 18 Mei 2018
  • 724 kali dilihat

Foto: Dok. Kemenpar

Berada di wilayah pegunungan Jayawijaya, Papua, Lembah Baliem yang terletak di ketinggian sekitar 1600 mdpl menjadi ajang atraksi seni dan budaya yang memukau setiap tahunnya. Di lembah nan menghijau dan berhawa sejuk inilah Festival Budaya Lembah Baliem digelar, yang memperlihatkan eksotisme dan keunikan sejumlah suku yang bermukim di kawasan tersebut.

Festival yang sudah berlangsung sejak 1989 ini awalnya merupakan perang antarsuku sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan, juga sebagai ajang adu kekuatan yang telah dilakukan secara turun temurun. Suku-suku yang terlibat di antaranya adalah suku Dani, Lani dan Yali.

Festival Budaya Lembah Baliem 2018, yang dijadwalkan berlangsung pada 8-10 Agustus 2018, tentu saja diselenggarakan di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, festival menampilkan berbagai kegiatan, pertunjukan hingga perlombaan, yang kesemuanya bertujuan untuk melestarikan nilai, tradisi dan budaya suku-suku di kawasan Lembah Baliem.

Acara perang-perangan antarsuku selalu menjadi tontonan budaya yang sangat atraktif. Dengan membawa perlengkapan perang seperti tombak dan panah, mengenakan pakaian khas tradisional, ratusan prajurit suku Dani, Lani dan Yali terlibat “pertempuran” yang pastinya sama sekali tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa. Iringan musik tradisional, pikon, semakin menambah kemenarikan atraksi perang-perangan itu. Perlu diketahui, pikon merupakan instrumen musik yang terbuat dari kulit kayu yang menghasilkan suara khas saat dimainkan; karena membutuhkan keahlian khusus, tak banyak orang yang bisa memainkan instrumen tersebut.

Tak hanya atraksi perang-perangan, dalam festival yang berlangsung tiga hari itu pengunjung juga disuguhi berbagai atraksi seni dan budaya menarik lainnya seperti bakar batu, tarian tradisional, pertunjukan musik tradisional, permainan tombak sikoko dan tombak rotan puradan, balap babi, dan lain-lain. Pengunjung pun bisa berpartisipasi menjadi bagian dari perayaan, dengan mengenakan kostum khas adat setempat seperti koteka dan sebagainya.

Jika diperhatikan, dari koteka yang mereka kenakan, masing-masing suku memiliki ciri-cirinya sendiri. Pada kaum lelaki suku Yali, misalnya, kotekanya panjang dan ramping. Lelaki suku Dani mengenakan koteka kecil, sedangkan lelaki suku Lani mengenakan koteka lebih besar karena tubuhnya lebih besar dari rata-rata lelaki suku Dani.

Terlepas dari segala atraksi yang menarik dan pemandangan yang elok, di Lembah Baliem pula pengunjung dapat melihat sejumlah mumi, yakni jenazah yang diawetkan secara tradisional dan bisa bertahan hingga ratusan tahun. Mumi tersebut adalah jenazah-jenazah kepala suku dan komandan suku Dani – suku mayoritas di Wamena. Tiga mumi dapat dijumpai di Distrik Kurulu, tiga lainnya di Distrik Assologaima, dan satu di Distrik Kurima.

Menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem merupakan sebuah keuntungan karena kita tidak perlu repot-repot mengunjungi suku-suku itu ke pedalaman Papua. Di lembah indah yang terletak di Distrik Wosilimo itu, mereka yang berasal dari suku-suku berbeda berkumpul, dengan membawa tradisi dan budaya masing-masing.

Untuk menuju lokasi festival di Lembah Baliem, terutama bagi yang berasal dari luar Kabupaten Jayawijaya atau luar Papua, Anda perlu lebih dulu menumpang pesawat ke Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya. Ada penerbangan setiap hari dari Jayapura, ibukota Provinsi Papua, ke Bandara Wamena. Butuh waktu sekitar 30 sampai 45 menit untuk berkendara dari Wamena ke Lembah Baliem. Tersedia berbagai pilihan hotel dan penginapan di Wamena. Namun untuk mempermudah segala sesuatunya, termasuk menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem, disarankan untuk menggunakan layanan dari biro perjalanan, terutama yang sudah biasa melayani paket tur ke festival tersebut.


Narahubung:
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua
Telepon: (+62 967) 581529, 581260, 581411, 584104
Email: bbkp@papua.go.id
Situs web: www.papua.go.id