Budaya | Fauna

Festival Pesona Raja Ampat 2018

Tanggal ditentukan kemudian

Raja Ampat
  • Tgl Posting Rabu, 08 Aug 2018
  • 808 kali dilihat

Foto: Dok. Kemenpar

Raja Ampat telah lama dikenal sebagai surga bawah laut terindah di dunia, sehingga banyak penyelam dari berbagai negara yang datang untuk menikmati keindahan tersebut. Tak hanya itu, wilayah kepulauan di Provinsi Papua Barat ini juga menawarkan keindahan alam di permukaan, yang berupa pantai-pantai berpasir putih hingga tebing-tebing menjulang di sejumlah pulaunya. Sementara itu, kekhasan budayanya menyodorkan daya tarik tersendiri.

Festival Pesona Raja Ampat 2018 akan menjadi ajang yang benar-benar menakjubkan bagi para pengunjung, untuk menikmati dan menyelami ketakjuban alam dan keunikan budaya Kepulauan Raja Ampat. Digelar dari 18 sampai 21 Oktober 2018, festival akan diselenggarakan di Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, yang terletak di Pulau Waigeo.

Berbagai kegiatan dalam festival bakal memberi pengalaman yang tak terlupakan. Selain menikmati keindahan alam yang spektakuler di permukaan laut, pengunjung juga akan dibawa ke lokasi snorkeling dan diving untuk menjumpai aneka keajaiban bawah laut, seperti karang laut, paus, lumba-lumba, dugong, hiu, penyu, dan biota laut unik lainnya. Bersama warga setempat, pengunjung akan menyaksikan sejumlah atraksi budaya dan seni tradisional.

Acara-acara lain yang tak kalah menarik akan turut memeriahkan Festival Pesona Raja Ampat 2018, seperti lomba perahu tradisional yang dihias, lomba foto underwater dan foto jurnalistik, lomba memasak makanan laut, bazar, beach clean, dan masih banyak lagi.

Selain terdiri atas sangat banyak pulau karang, wilayah Kepulauan Raja Ampat memiliki empat pulau utama, yaitu Pulau Salawati, Batanta, Misool dan Waigeo. Wilayah darat dan laut Raja Ampat memiliki luas 4,6 juta hektar dan, sebagaimana diketahui, wilayah perairan menjadi daya tarik utamanya.

Sebagai salah satu dari 10 perairan terbaik di dunia, wilayah perairan Raja Ampat memiliki sekitar 75% spesies laut dunia, dan menjadi rumah bagi 553 spesies karang laut, 1.511 spesies ikan, delapan spesies paus, tujuh spesies lumba-lumba, dan ribuan biota laut lainnya. Itulah kenapa Raja Ampat terkenal dengan julukan “surga bawah laut.”

Kini semakin mudah untuk menuju ke Raja Ampat, termasuk ke lokasi festival di Waisai. Yang penting, kita harus lebih dulu menuju ke kota Sorong di Papua Barat. Sejumlah maskapai melayani penerbangan ke Sorong dari beberapa kota di Indonesia. Dari Bandara Domine Eduard Osok di Sorong, kita bisa menumpang pesawat ke Waisai. Atau, jika ingin lebih berhemat, kita bisa memilih jalur laut dengan menumpang kapal dari pelabuhan Sorong ke Waisai, dengan waktu tempuh sekitar dua atau empat jam tergantung jenis kapal yang dipilih -- kapal cepat atau kepal lambat.

Untuk menginap di Raja Ampat, pilihan hotel atau penginapannya semakin beragam. Ada penginapan yang berbentuk resort yang tentunya berbiaya tinggi, tapi ada pula motel-motel kecil dengan tarif yang relatif murah.


Narahubung:
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat
Telepon: +62 967) 537 523
Situs web: ecotourismpapuabarat.net; papuabaratprov.go.id